Thursday, March 20, 2014

Dispepsia bagian 2

Penyebab dispepsia

1) Asam lambung yaitu terutama pada tipe tukak (nyeri lebih menonjol), akibat peningkatan kepekaan mukosa terhadap asam lambung

2) Dismotilitas terutama pada tipe non tukak (yang paling menonjol perut terasa cepat penuh), dikarenakan keterlambatan pengosongan lambung.

3) Kejiwaan akibat rasa cemas, neurosis, gangguan emosi, dan stress yang berlangsung lama.

4) Infeksi, akibat infeksi H.pylori yang menyebabkan gastritis kronis.

5) Diet, akibat: makanan berlemak, kopi, rokok, alkohol, pedas, asam, panas dan soda

Klasifikasi dispepsia untuk pemilihan terapi

1) Tipe tukak: bila yang paling menonjol adalah nyeri

2) Tipe dismotilitas: bila yang paling menonjol keluhan rasa tidak enak

3) Tipe non spesifik: bila yang paling menonjol tidak ada atau tidak khas


Diagosis

Anamnesis sangat penting untuk menegakkan diagnosis. Pada pemeriksaan fisik biasanya tidak ditemukan kelainan
Pemeriksaan laboratorium dibutuhkan untuk melihat adanya kuman H. pylori dan endoskopi untuk menyingkirkan kelainan organik.

Kriteria diagnosis Rima III

1) Ada 1 atau lebih keluhan: rasa penuh setelah makan, cepat kenyang, nyeri ulu hati, rasa terbakar di ulu hati

2) Tidak ada bukti kelainan struktural

3) Selama 3 bulan dalam waktu 6 bulan sebelum diagnosis ditegakkan

No comments:

Post a Comment