Monday, April 14, 2014

Demam Berdarah Dengue (DBD)

a) kriteria diagnosis DBD (minimal 2 kriteria klinis + 1 kriteria laboratorium)
  • klinis
    • demam mendadak tinggi 2-7 hari
    • manifestasi pendarahan
    • hepatomegali
    • syok
  • laboratorium
    • Trombositopenia (< 100.000/µl)
    • kebocoran plasma, ditunjukkan oleh minimal salah satu tanda di bawah ini:
      • Hematokrit meningkat > 20% dari nilai standar
      • Hematokrit menurun < 20% nilai standar setelah resusitasi
      • Efusi pleura/perikardial , asites, hipoproteinemia
b) derajat DBD



Derajat
Kriteria
DBD derajat I
Demam disertai gejala tidak khas, dan satu-satunya manifestasi pendarahan ialah uji torniquet positif
DBD derajat II
Seperti derajat I, disertai pendarahan spontan di kulit atau pendarahan lain
DBD derajat III
Terdapat kegagalan sirkulasi (nadi cepat dan lembut, hipotensi, sianosis disekitar mulut, kulit dingin dan lembab, dan anak tampak gelisah)
DBD derajat IV
Syok berat (nadi tidak dapat diraba dan tekanan darah tidak dapat diukur)

c) tata laksana
  • derajat I dan II: kristaloid 3-7 ml/kgBB/jam. Periksa laboratorium setiap 6 jam. Bila hematokrit menurun dan klinis membaik, kecepatan cairan boleh diturunkan secara perlahan.
  • derajat III dan IV: bolus kristaloid 20 ml/kgBB secepatnya.
    • Bila ada perbaikan, turunkan menjadi 10 ml/kgBB/jam selama 2-4 jam, kemudian diturunkan lagi bertahap setiap 4-6 jam sesuai klinis dan laboratorium.
    • Bila tidak ada perbaikan, ulangi bolus kristaloid atau pertimbangkan tranfusi darah.
Catatan pribadi: mendiagnosis DBD melalui trombositopenia sangat riskan karena pada ITP dan demam dengue juga didapatkan trombositopenia.

No comments:

Post a Comment