Saturday, April 12, 2014

Meningitis

a) etiologi: inflamasi lapisan meninges sistem saraf pusat, umumnya karena infeksi

b) tampilan klinis:
  • anamnesis: demam tinggi dan sakit kepala
  • pemeriksaan fisik: kaku kuduk positif, tanda rangsang meningeal + (Kernig, Brudzinki I, Brudzinki II)
c) penunjang dengan analisa Liquor Cerebro Spinal (LCS)
  • Bakteri: warna keruh, leukosit tinggi (>1000/mm3), banyak sel netrofil, protein meningkat, glukosa rendah.
  • Virus: warna jernih, leukosit rendah (<1000/mm3), banyak sel limfosit, protein normal, glukosa normal
  • Tuberkulosis: warna xantokrom, jumlah leukosit vairabel, banyak sel limfosit, protein sedikit meningkat, glukosa rendah


Bacterial meningitis
Viral meningitis
Tb meningitis
Encephalitis
Wncephalopathy
Tekanan
↑↑
N/↑
Makroskopis
Keruh
Jernih
Xantokrom
Jernih
Jernih
Leukosit
>1000
10-1000
500-1000
10-500
<10
PMN (%)
+++
+
+
+
+
MN (%)
+
+++
+++
++
-
Protein
↑↑
N/
N
N
Glukosa
↓↓
N
↓↓
N
N
Gram/Rapid T
Positif
Negatif
Negatif
Negatif
Negatif


 Tb meningitis Tekanan, PMN, MN, protein nya sama dengan Viral meningitis, namun glukosanya sama dengan bacterial meningitis dan warna maksosopisnya xantokrom.

d) tata laksana: sesuai patogen penyebab. khusus meningitis bakterial diberikan dexamethasone.

No comments:

Post a Comment